PPK ORMAWA UKM IQSAN UNTIDAR

Sosialisasi PPK Ormawa UKM IQSAN Tahun 2022


Magelang, UKM IQSAN UNTIDAR- hari Minggu tanggal 31 Juli 2022 Pukul 14.30 WIB s.d 16.00 WIB telah diadakan sosialisasi perencanaan pembangunan rumah inovasi sanggar wayang dan program kerja tim PPK UKM IQSAN UNTIDAR. Kegiatan ini bertempat di rumah bapak Mulyadi, salah satu warga di kampung Gumuk Sepiring, Tidar Udara, Kec. Magelang Selatan, Kota Magelang. Acara ini dihadiri oleh warga kampong  Gumuk Sepiring dan Ibu Lurah Tidar Utara.

Sambutan dari ketua UKM IQSAN

Hasil dari sosialisasi tersebut adalah adanya kesepakatan dan juga dukungan dari warga setempat bahwa kampung mereka akan digunakan sebagai tempat pelaksanaan beberapa program kerja PPK UKM IQSAN UNTIDAR selama empat bulan kedepan. Dukungan dari warga diwujudkan dalam bentuk tenaga kerja pembangunan rumah inovasi serta beberapa tempat tinggal warga yang diperbolehkan untuk ditempati saat kegiatan PPK berlangsung.

Adapun perinciannya, sosialisasi ini menghasilkan beberapa saran, masukan dan kesepakatan sebagai berkut :

  1. Kesepakatan pembangunan rumah inovasi sayang (sanggar wayang) sementara berada di tempat milik Pak Mulyadi.
  2. Diadakan tambahan program berbasis religi seperti rebana dan pengajaran baca tulis Al-Qur’an (TPQ).
  3. Pelatihan pembuatan wayang akan dilaksanakan segera setelah sosialisasi selesai.
  4. Setelah wayang dan rumah inovasi sayang selesai dibuat akan diadakan penampilan teater yang pemainnya adalah kolaborasi antara TIM PPK UKM IQSAN UNTIDAR dengan warga setempat.
  5. Bersamaan dengan penampilan teater, juga akan diadakan pementasan wayang oleh dalang professional (Pak Kaji Habib) dan pengadaan bazar dengan sasaran masyarakatan kabupaten.
  6. Terbentuk koordinator dari warga setempat, yaitu :
    • Pelaksanaan program baca tulis Al-Qur’an (TPQ)

Bapak Mulyadi : 081228125550

    • Pelaksanaan program pembangunan rumah inovasi sayang

Asrodin : 083146635849

  1. Dibuatkan plang untuk pemberian tanda pada makam di daerah tersebut.
  2. Selain wayang plastik, warga memberi usul untuk juga dibuatkan wayang pakem.

Foto bersama dengan warga


Penulis : Izzudin Abdul Faroj
Editor : Malikatun Nasikhah

Muhadharah

Muhadharah UKM IQSAN Universitas Tidar 2022


Magelang, UKM IQSAN UNTIDAR- Muhadharah  atau pentas seni religi UKM IQSAN merupakan salah satu upaya UKM IQSAN Universitas Tidar dalam mengambangkan, mengajak, serta mengenalkan berbagai macam seni religi, yaitu dengan diadakannya suatu pertunjukan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu tanggal 18 Agustus 2022 di  Joglo Kandang Lestari, Tempuran, Magelang.

MC Muhadharah

Rangkaian acara tersususn rapi, acara pertama diawali dengan pembukaan yang diprakarsai oleh MC, sambutan-sambutan. Dalam sambutann oleh ketua panitia, Shofiyuddin Ali Ahmad menyampaikan terima kasihnya kepada panitia, tamu, dan penonton yang telah meramaikan dan menyukseskan acara Muhadharah UKM IQSAN dan menyampaikan maaf jika terdapat suatu kesalahan baik yang disengaja atau tidak. Ketua UKM IQSAN, Yusna Hidayat menyampaikan bahwa Muhadharah itu ajang pentas seni pengurus atau anggota UKM IQSAN setelah bergabung selama setengah tahun, kemudian harapannya, muhadharah jangan hanya dijadikan ajang pentas seni tapi juga silaturrahim antar UKM IQSAN dengan UKM di Universitas Tidar, dengan ORMAWA tingkat prodi, fakultas, dan universitas termasuk mahasiswa umum dan juga dengan masyarakat sekitar Joglo Kandang Lestari.

Peserta arak-arak

Arak-arakan oleh pengurus UKM IQSAN yang diiringi sholawat Mahalul Qiyam dan kemudian pengenalan divisi UKM IQSAN menempati acara selanjutnya. Pertunjukan yang pertama diisi drama dari divisi tahfidz yang bercerita tentang kehidupan di Pesantren Al-IQSAN diiringi dengan berbagai cerita, lelucon, murojaah, suara adzan yang begitu indah. Tentu alur cerita ini tidah jauh dari keseharian anggota UKM IQSAN. Diselanya, ada pelatihan tartil tilawah dan tari zapin. Zapin merupakan khazanah tarian rumpun melayu yang mendapat pengaruh dari arab. Tarian ini bersifat edukatif sekaligus menghibur, digunakan sebagai media dakwah islamiah melalui syair lagu lagu zapin yang yang didendangkan. Tari zapin kali ini ditampilkan oleh tiga laki-laki yang menari tari zapin khas laki-laki.

Penampilan kedua yaitu penampilan dari tim rebana membawakan 2 lagu shawat yang indah. Penampilan ketiga yaitu  dari tim kaligrafi yang mempresentasikan dan menjelaskan tentang kaligrafi dan karya-karya mereka yang terlukis indah ikut mengindahkan tempat kala itu. Penampilan keempat yaitu dari tim KTIA yang menampilkan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an mereka yang dipresentasikan dengan judul “EPIK: e-modul pendidikan islam kekinian untuk meningkatkan generasi muslim berkualitas di era society 5.0”. Penampilan kelima yaitu penampilan tari zapin yang perempuan dengan tarian khas perempuan yang indah.

Tari Zapin Putri

Penampilan keenam yaitu penampilan nasyid, nasyid yaitu satu seni Islam dalam bidang seni suara. Biasanya merupakan nyanyian yang bercorak Islam dan mengandungi kata-kata nasihat, kisah para nabi, memuji Allah, dan yang sejenisnya.

Penampilan yang ketujuh yaitu penampilan Syarhil Qur’an yaitu mengungkapkan isi kandungan Al-Qur’an dengan cara menampilkan bacaan, puitisasi/terjemah dan uraian yang menunjukkan kesatuan yang serasi. Dalam hal ini tim Syarhil menyampaikan toleransi keberagaman agama di Indonesia. Penampilan yang kedelapan yaitu penampilan tim rebana untuk mengiringi penutupan acara, rebana kali ini menggunakan alat musik modern semacam gitar dan lainnya yang menyanyikan rindu Muhammadku, sholawat mughrom, hayyul hadi, dan sholawat jibril yang menghibur kala itu. Kemudian penutup dan dokumentasi, dengan para panitia,tamu, peserta dan lain sebagainya yang berfoto di photobooth yang disediakan.


Penulis : Sovi Puji Utami
Editor : Malikatun Nasikhah