Peringatan Nuzulul Qur’an

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ () خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ () اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ () الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ () عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
“Iqra` bismi rabbikallażī khalaq (1) Khalaqal-insāna min ‘alaq (2) Iqra` wa rabbukal-akram (3) Allażī ‘allama bil-qalam (4) ‘Allamal-insāna mā lam ya’lam (5)”

Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan (1) Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah (2) Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia (3) Yang mengajar (manusia) dengan pena (4) Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya (5)” (Al- Alaq/96: 1-5)
Lima ayat pertama dari surat di atas yaitu surat Al- Alaq adalah ayat pertama yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW saat beliau berada di Gua Hira pada tahun 610 M, malam ke-17 Ramadan. Peristiwa ini yang menjadi penanda diangkatnya beliau sebagai nabi dan rasul. Dan peristiwa ini juga disebut sebagai peristiwa Nuzulul Qur’an yaitu peristiwa pertama kali diturunkannya wahyu Allah SWT. Sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berfokus pada Ilmu Al-Qur’an dan Seni Rebana, tentu UKM IQSAN UNTIDAR turut memperingati Nuzulul Qur’an 2021.
Meski peristiwa Nuzulul Qur’an tahun ini masih diperingati dalam kondisi darurat akibat wabah Covid-19, Kamis (29/4) Divisi Tahfidz UKM IQSAN UNTIDAR berhasil menyelenggarakan kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an dengan mengangkat tema “Melukis Rasa, Memupuk Cinta Terhadap Al- Qur’an di Bulan Ramadan” tentunya dalam rangka memperingati peristiwa Nuzulul Qur’an 2021, meski dilakukan secara online menggunakan aplikasi zoom meeting. Kegiatan ini turut mengundang K.H. Muhammad Masyruh, S.Pd.I sebagai pemateri. Beliau adalah pengelola Pondok Pesantren dan Madin Nurul Iman Mirikerep, Madusari, Secang dan beliau juga menjabat sebagai kepala sekolah di MI Ma’arif Arrosyidin Mirikerep, Madusari, Secang. Dan kegiatan online ini dimoderatori oleh Meili Ekawati yang merupakan Kepala Divisi Sains Qur’an UKM IQSAN UNTIDAR. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri secara online oleh pembina, pengurus, dan anggota UKM IQSAN UNTIDAR. Kegiatan ini pun berjalan lancar hingga akhir, yang tentunya atas dukungan dari berbagai pihak.
Wabah Covid-19 tentu bukan halangan bagi kita semua untuk tetap memperingati peristiwa Nuzulul Qur’an. Semoga kita bisa membaca banyak makna dalam menghadapi wabah Covid-19 sesuai ayat yang pertama kali turun, yaitu Iqro’. Dan mampu menjadikan setiap peringatan Nuzulul Qur’an sebagai momentum untuk refleksi dan evaluasi tentang pedoman hidup yang sudah tercantum di dalam Al- Qur’an. Selain itu, semoga kita dapat mengambil hikmah/pelajaran dari berbagai peristiwa. Aamiin.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *