HARLAH UKM IQSAN UNTIDAR YANG KE-2

Puncak Harlah UKM IQSAN UNTIDAR KE-2 bersama K. H Utsman Ali dan Habib Fata Zahir Al-Attas


HARLAH UKM IQSAN UNTIDAR yang ke-2 terselenggara dengan berbagai serangkaian kegiatan. Hal ini sebagai wujud rasa syukur seluruh anggota dan pengurus UKM IQSAN atas keberkahan UKM yang telah menginjak usia 2 tahun. Serangkaian acara yang pertama yaitu  IQSAN Ziarah auliya zona Jawa Timur yang diselenggarakan pada tanggal 28-29 Januari 2022.

Foto bersama di Museum K.H. Hasyim As’ari, Tebuireng

        Kemudian dilanjutkan dengan Tasyakuran dan maqoman ke makam K.H. Ma’shum Punduh Kidul yang diselenggarakan bersamaan dengan hari lahir UKM IQSAN yaitu tanggal 14 Februari. Tasyakuran ini digabungkan dengan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1443 H/2022 M bersama Habib shodiq Basyaibah dengan tema “Meningkatkan Kualitas Akhlak dan Ibadah Kaum Milenial di Era Digital”.

Foto kegiatan sholawatan dalam acara tasyakuran

        Puncak acara HARLAH UKM IQSAN UNTIDAR KE-2 bersama K. H. Utsman Ali dan Habib Fata Zahir Al-Attas, yang diselenggarakan di balai desa Dlimas, Kec. Tegalrejo, Kab. Magelang pada tanggal 19 Februari 2022. Acara dihadiri oleh pengurus, anggota, serta Kamadar. Ketua Panitia, Farich Shidana, mendoakan semoga acara lancar dan berterimakasih sudah mengikuti serangkaian acara HARLAH UKM IQSAN UNTIDAR. Didalam serangkaian acara puncak, terdapat sertijab secara simbolis yang dilaksanakan oleh M. Abdur Rouf sebagai ketua UKM IQSAN Untidar 2021/2022 dan Yusna Hidayat sebagai mandataris ketua UKM IQSAN Untidar 2022/2023.

Pemotongan tumpeng oleh Habib Fata Zahir Al-Attas

        Habib Fata Zahir Al-Attas menasehati mahasiswa UKM IQSAN UNTIDAR supaya selain mengurusi organisasi ia tidak melupakan kuliahnya, juga atas pandangan wayang yang diperbolehkan bahkan dahulu digunakan para wali terutama Sunan Kalijaga dalam mendakwahkan agama islam juga intinya asal niat utamanya tidak melihat yang menimbulkan zina, dan lain sebagainya. Dengan Habib Fata Zahir Al-Attas yang mengumandangkan sholawat membuat hawa kala itu terasa sangat indah, apalagi saat mahalul qiyam, masyaAllah.

        Disusul Mauidhoh Hasanah dari K. H. Utsman Ali yang membuat kami memiliki sesuatu yang baru dalam hati atau bahkan sekedar mengingatkan sesuatu yang bisa mendekatkan kami kepada sang ilahi. Ada beberapa kata yang bisa menjadi intinya serupa “Hidup itu kebiasaan, maka biasakanlah hidup baik. (Biasakan kalau nggak penting jangan keluar). Keluar mencari ilmu. Orang sukses mergo kreatif, rajin, istiqomah. Kudu sholat, mergo sholat iku sumber kebahagiaan, sumber ketenangan, sumber kesuksesan. Mulo sholato sing tenanan. Sumber kebahagiaan adalah dekat dengan Allah”. Disusul dengan doa.


Penulis : Sovi Puji Utami
Editor   : Malikatun Nasikhah